Kamis, 11 November 2010

WANITA

Sebenarnya apakah makhluk yang bernama wanita itu ? Mengapa mereka terlihat begitu spesial di mata pria. Makhluk yang memiliki stamina yang luar biasa untuk terus berlari lari dalam pikiran pria, makhluk seterang bintang, seindah pelangi, sewangi embun pagi..

Siapakah mereka..

Makhluk yang dilahirkan dengan beban tanggung jawab yang lebih berat dari pria, kesucian. Ya, kesucian, sejak kali pertamanya tubuhnya mengenal dunia, hingga ia disanding oleh seorang pria, kesucian adalah harga mati untuk terus melekat dalam diri seorang wanita.

Tetapi...

Waktu kian bergulir, ratusan lembar kalender silih berganti, dan zaman kian tak tahu malu.Seperti permukaan tanah di Ibukota Jakarta, gaun wanita kini semakin mengikis, mulai dari penuh hingga mata kaki, kian naik ke lutut bahkan hingga pangkal paha, tidak aneh bila 10-20 tahun lagi mungkin hanya akan menjadi sebatas pinggang.

Wanita itu bagi gua adalah makhluk yang hebat, makhluk yang bisa menciptakan sayap untuk pria terbang, makhluk yang dapat menciptakan lukisan terindah saat mereka tersenyum, makhluk yang bisa mengalahkan berjuta keindahan dunia hanya dengan tatapan matanya.

Wanita itu, gak suka dipaksa berbicara, wanita itu gak suka dengan kata kata 'jadi maunya apa ?'. Kebanyakan wanita pasti ingin dimengerti, bukan sebagian, semua wanita ingin dimengerti. Tanpa harus diminta, wanita ingin diperhatikan, wanita butuh kesetiaan dan pembuktian, gak usah muluk muluk, gak usah beliin cincin berlian atau baju dari desaigner terkenal, cukup mulai dari hal hal yang kecil,seperti mendengarkan ia bercerita, menjadi tumpuan bahu saat ia menangis, ataupun menjadi pnyebab dia tertawa, yang penting, wanita ingin diperlakukan istimewa, terutama oleh orang yang ia sayanginya.

Terkadang wanita jtga butuh gombal, walau dia tahu, itu terlalu berlebihan, tetapi dia sebenarnya senang, karena dengan begitu, ia merasa berarti, dan memiliki nilai lebih, contoh gombalan klasik punya gua bakalan gua bocorin sedikit

'aku sayang kamu'
'gombal'
'beneran'
'iya deh percaya, seberapa besar sayang kamu ke aku ?'
'seujung kuku jari'
'ih, sekecil itu ?'
'iya, karena itu udah mewakili semua'
'cuma segitu ? Gak sebesar gunung ? Ataupun seluas laut, aku kecewa'
'kenapa ?'
'karena rasa sayang kamu ke aku kecil'
'bukan masalah besar atau kecilnya, toh gunung juga nantinya meletus dan bisa melukaimu, atau lautpun mengamuk dan menenggelamkanmu, aku gak mau, yang aku mau cuma seujung kuku jari, karena sebesar apapun tantangannya, kuku akan tetap tumbuh terus'.

Tapi wanita juga makhluk yang susah diterka, unik dan banyak kepribadian yang membuatnya berbeda dengan wanita yang lainnya, terkadang.
Gua pernah kenal seorang wanita yang doyan banget ngomong 'ada deeh', semua pertanyaan dia jawab ada deeh, terkadang gua ngeri sendiri ngebayanginnya, kalau kalau dia mati dan ditanyai malaikat di alam kubur
'ya manusia, siapakah tuhanmu'
'ADA DEEH'
Habislah lidahnya dibakar bara timah

tapi apapun wujud dan kepribadiannya, wanita tetaplah wanita, yang butuh pria untuk menjaganya, butuh pria untuk menemaninya, butuh pria yang mau mengucapkan selamat malam saat wanita akan pergi tidur

PERFILMAN INDONESIA

Gila, tadi pertandingan voli kelas gua beneran seru, menegangkan dan MENGGAIRAHKAN (oke yang ini engga).

Gimana engga coba,pertandingan yang disajikan sore tadi beneran bikin jantung gua deg degan, berdegup kencang dan akhirnya divonis ambeien.

-set 1 =menang
-set 2 =kalah
-set 3 =kalah
-set 4 =menang
-set 5 =menang

dan pertandingan di perseru dengan komentator yang entah berantah berasal darimana berhasil membuat pertandingan memanas dengan komentar komentar nistanya

'YA,YUSAQ DENGAN NOMOR 44NYA MEMUKUL BOLA, YA APA YANG TERJADI BUNG, TERNYATA NOMORNYA TETAP EMPAT-EMPAT,SUNGGUH SPEKTAKULER BUNG'

'YA PERTANDINGAN MULAI MASUK WAKTU SOLAT MAGHRIB TERNYA BUNG, APAKAH ADZAN MAGHRIB AKAN DITUNDA,KITA SAKSIKAN SAJA BUNG'.

Tapi gak apalah, yang kaya gitu yang justru bikin pertandingan nambah seru, dan menurut gua, nonton pertandingan voli gak kalah seru sama film Transformer. Tapi jangan juga ngarepin tau tau ada yang berubah jadi bubble bee, soalnya paling banter, yang anatominya kayak kendaraan tuh cuma gua, itu juga mirip bajaj.

Ngomong-ngomong film, gua lagi prihatin nih sama dunia perfilman sekarang, coba deh lo bayangin, film film yang beredar sekarang tuh gak ada bagus bagusnya, pokoknya gitu gitu aja, cuma dikuasain oleh 2 genre:

1:HOROR
nah lo, pasti pada tau kan, setannya indonesia tuh banyak banget macemnya, ada kuntilanak,genderuwo,pocong,jin,tuyul,sundel bolong,wewe gombel,suster ngesot dan apalah lagi, bosen gak sih ? Judulnya juga bersequel semua
KUNTILANAK 1,
KUNTILANAK 2,
KUNTILANAK 3,
POCONG 1,
POCONG 2,
POCONG 3,
tapi makin kesini makin kreatif dan jadi

KUNTIKANAK KERAMAS,
POCONG PERAWAN,
SETAN DISCO KARAWANG.

Jadi jangan aneh aja, kalo 5 sampe 10 taun lagi judulnya bisa jadi

KUNTILANAK BERKALUNG SORBAN,
POCONG MENCARI CINTA,atau
GENDERUWO IN LOVE.

2.SEKS
Pada sadar gak sih, film sekarang tuh pada maksain munculin unsur seks di dalam produksi filmnya. Dulu saat seks dianggap tabu, dan baru akan dimasukkan bila benar benar mendesak, sekarang, di desak untuk di masuk-masukkan, dipaksain masukin unsur SEKS, betapa hancurnya perfilman sekarang.

Dan coba anda bayangkan, bila nomor 1 dan 2 digabungkan, Film horor dengan genre seks, mungkin judulnya bakalan lebih ngawur, kayak:

POCONG XXX,
MENCULIK KUNTILANAK,
GENDERUWO XL,
KUBURAN LAUTAN ASMARA

Gak banget !
Oh iya, ada tambahan, sekarang tayangan tv juga nambah ancur, di dominasi oleh sinetron dan film pembodohan seperti yang ditayangin di Indo**ar.
Bayangin, parahnya waktu itu gua(g) nanya ama murid gua waktu pesantren(mgwp):

g: ade, kalo udah besar mau jadi apa ?
Mgwp: ustadz kak
g: wah hebat, kenapa emangnya de mau jadi ustad ?
Mgwp: biar bisa berubah jadi naga kayak di film film
gua: ...

Parah kan ?.

Oh iya, kartun yang beredar juga gak kalah ancurnya.
Pernah nonton tsubasa ? Pernahkah lo ngerasa aneh saat 1 pertandingan berlangsung berminggu minggu, terus, bisa salto beberapa jam di udara sambil flashback masa lalu, terus lari dari gawang ke gawang satunya serasa garut-jakarta ? Ditambah komentar konyol komentatornya
'APAKAH MEIWA AKAN MENANG ?'
'APAKAH NANKATSU BISA MENYUSUL ?'
'APAKAH ANAK IBU CACINGAN' (loh).

Gimana rakyatnya mau maju, kalo disuguhinnya beginian terus, padahal menurut penelitian, pelajaran yang paling sering ditangkap dan dipelajari anak dan masyarakat adalah dari media massa, kalo media massa lebig mementingkan keuntungan daripada kualitas, kapan negeri ini mau maju bung ?

SELAMAT DATANG !

Yuhuu, hebat hebat hebat, semua stasiun televisi menggembar gemborkan kedatangan obama sebagai penyelamat ekonomi negara, sebagai harapan negara dan cahaya negara.

Inget gak ? Dulu 1939 jepang juga nawarin harapan tinggi ke indonesia,harapan untuk merdeka. Segala pujian dilontarkan ke jepang, saudara tua, penyelamat asia atau cahaya pelita. Cih, tau apa yang terjadi abis itu ? Dia manfaatin keluguan bangsa indonesia doang buat nguras tenaga dan alam indonesia demi kepentingan perang.

Sadar dong kawan !. Amerika masih terpuruk krisis global semenjak 2008 kemaren, dan satu satunya alasan Obama datang tuh bukan faktor emosional karena udah numpang di indonesia selama 4 tahun. Bukan !,jangan lugu kawan, sadar dong kawan, dia mau meraup kekayaan lagi dari indonesia melalui peranjangan kontrak exxon,freeport dan segala bidang lainnya,malah gua gak bakalan berdecak aneh, kalau dalang dari pemindah tanganan KRAKATAU STEEL yang jadi kebanggaan Soekarno-hatta itu adalah Obama itu sendiri.

Aaah, kenapa sih, kepalsuan sekarang beredar dimana-mana, besok sekolah gua LAGI-LAGI mesti memakai topeng demi penilaian kelas SBI yang biasa kita kenal sebagai SEKOLAH BERTARIF INTERNASIONAL.

Tadi lucu deh, guru guru tampangnya pada misuh manggil para perwakilan kelas dan mewanti wanti
'nanti kalo ada orang dari direktorat, skbm mesti ngomong pake bahasa inggris !, kalau udah keluar, udah gppa pake bahasa indonesia lagi'.

Tolol, siswa yang diajak ngomong malah pada manggut manggut setuju doang, korban keluguan yang ditawarkan televisi televisi.

Gimana enggak, sekarang orang pertelevisian malah banyakin sinetron cinta cintaan, malah gua curiga film CINTA FITRI udah takken kontrak sampe RIBUAN SEQUEL.

Pers juga gitu, Julia perez sama Dewi persik berantem aja digembar gembor, sadar woi, lumpur sidoarjo semburannya makin parah dari perut bumi, sadar woi, debu merapi sekarang udah ngotorin lantai dipan lo !. Inget surat al zazalah tepatnya ayat ke-2 'DAN BUMI TELAH MENGELUARKAN BEBAN BEBAN BERAT YANG DIKANDUNGNYA' dan itulah tanda dari akhir kehidupan manusia, bukan sekedar julia perez atau dewi persik, bukan sekedar satu sekolahan atau satu negara adidaya, tapi KEHIDUPAN MANUSIA, sadar bung !

SI BOY

emakin hari, simfoni jalanan terdengar semakin riuh. Lalu lalang kendaraan bermotor makin padat memenuhi muka jalan, cukup ironis bukan ? Saat orang orang ribut bahwa zaman sedang pailit, makin kesini makin susah aja,tapi intensitas kendaraan malah makin padat.

Tapi emang gak bisa dipungkiri, semua orang emang butuh kendaraan, yang tadinya barang tersier sekarang udah jadi primer.

Gua adalah salah satu pengguna kendaraan, motor tepatnya.Motor gua adalah Honda blade versi repsol yang ngebuat gua pede bawa ngebut layaknya stonner, walaupun orang ngeliatnya lebih mirip TRENGGILING-BERSERAGAM-BAWA-MOTOR.

Tapi motor emang udah jadi kebutuhan hidup gua yang amat mendasar, gua dan motor udah jadi soulmate yang tidak terbantahkan lagi. Sampe dengan jeniusnya akhirnya gua namain motor gua 'SI BOY'.

SI BOY adalah temen yang paling tau gua, paling 'ada' buat gua. Kalau gua lagi terpuruk,kalau kondisi keluarga buruk atau bosan dengan lingkungan yang penuh hiruk pikuk, SI BOY dengan setia nemenin gua menyapa angin malam,menerobos ratusan menit hingga rembulan gagah tegak merajai malam, dan gua tiduran di atas SI BOY mendengarkan nyanyian malam sambil memandang lukisan tuhan yang tersaji di langit.

SI BOY gitu gitu udah punya puluhan pengalaman goncengin cewek cakep, dia itu saksi terulangnya mitologi 'beauty and the beast',entah berapa banyak pastinya, gua gak terlalu inget, Achie,Arin,Sheila,Vita,Karina,Citra.Ririn,Olin,Vani,Dita,Ayu,Dias,Icha, dan Dinny. mereka adalah nama nama yang udah nikmatin adrenalin kora kora versi motor. Cuma segitu yang gua inget dan menyadari 'ternyata gua laku juga'.

Saking sayangnya gua sama SI BOY, Ampir tiap hari dia gua mandiin, terkadang gua bela belain gua gak mandi demi SI BOY mandi (emang aja males), dan gua sempet juga sampe nyisain nasi goreng gua terus gua taro di depan SI BOY persis yang lalu dikomentari oleh komentar nista Ibu dan Kakak gua, Adit:

I:Liat deh dit, si dika ngapain tuh
A:aah, kayak baru kenal dika aja, bentar lagi juga dijilatin tuh knalpot motor

NISTA !

Tapi emang segitunya gua sama SI BOY, Kadang kadang dia juga emang gua ajak ngbrol, walaupun jawabannya adalah jawaban yang gua mau, sekilas percakapan gua, dengan SI BOY yang gua mau (SBygm)

G:boy
SBygm: ape bos
G:gua jelek gak sih ?
SBygm:kagak lah bos, malah kata gua tampang lo tuh agak mirip sama afgan syahreza atau Vino G bastian di film catatan akhir sekolah
G: ah yang boneng lo ? Sekeren itukah gua ?
SBygm : iye bos, beneran dah
G : aah, lo emang soulmate gua BOY
SBygm: nyoi bos.

Dan gua gak berani ngebayangin bagaimana percakapan aslinya kalau beneran SI BOY punya jiwa (berikut percakapan yang hanya naskah SI BOY yang diatas saja yang di edit)

G: BOY
SB: Apaan celengan semar ?
G: gua jelek gak sih ?
SB: BANGET, MUKA LO TUH KAYAK TAPIR KELINDES, GIGI LO PANJANG PANJANG KAYA PAGER KEMANG, POSTUR MUKA LO GAK JAUH BEDA SAMA PISPOT WC
G: Ah yang boneng lo ? Sekeren itukah gua ?
SB:BIJI LO MLETAK! GIGI LO TUH BONENG, GIGI DIBILANG KAYAK PAGER KEMANG DIBILANG KEREN
G: aah, lo emang soulmate gua BOY
SB: NAJIS LO.

N-I-S-T-A

Tapi gimanapun juga, gua akan ngerawat SI BOY, ngerawat barang yang udah dihadiahkan oleh kakak gua sebagai apresiasi kebanggaan dia karena adeknya masuk SMAN 1 BEKASI. Gua bakal jaga dia kak, gua bakal jaga SI BOY.

Selasa, 02 November 2010

Jangan menangis Ibu Efita !

01/11/2010

1 November 2010,tepatnya hari senin.

6:55
anak-anak Sma gua udah sibuk berkumpul di tengah lapangan buat upacara, ada yang tengah berdiri tegap, ada yang saling bertukar petualangan libur sabtu minggu, ada yang sibuk mengawasi kami dengan tongkat yang siap dipecutkan bila kami tidak mau berbaris rapi.

08:04
Sebuah insiden terjadi, lebih dari setengah rim siswi terkena rajia kerudung. Ini peristiwa pertama kali dalam sejarah gua sekolah di Sma selama 2 tahun lebih,dengan alih-alih siswi yang terkena rajia adalah siwi yang memakai kerudung tipis, mencari kesalahan. Kepala sekolah dengan hebatnya beramanat 'Bapak kecewa dengan kalian, karena kalian bukan siswa yang disiplin'.

Cih, kemana peribahasa " rakyat hebat, dipimpin oleh pemimpin yang hebat, dan rakyat lemah, dipimpin pula oleh pemimpin yang lemah", benarkan ? Kalau dia berasa benar, kenapa dia tidak mendidik kami menjadi benar ? Atau apakah jawabannya dia sudah mendidik kami, tapi gagal ?
Lalu apakah ada kegunaan dari empat lembaran soekarno hatta yang mesti rutin di bayar tiap bulannya ? Allahuallam

09:16
'Mana bu efita, mana bu efita' desak kata hati gua, gua ngerasa aneh, bu Efita yang gak prnah telat, bu efita sang guru sejarah, bu efita guru favorit gua.

Anak anak kelas guapun senang, karena akhirnya ada waktu untuk belajar fisika, untuk persiapan ulangan fisika jam pelajaran selanjutnya.

'kreeet'
pintu terbuka, tampak dimulut pintu itu sosok guru yang dari tadi gua tunggu tunggu, berlatar silau sinar matahari dia masuk, wajah yang kaya akan nasionalis, wajah seorang pendidik, wajah wanita yang kepayahan, hah ? Kepayahan ? Ya, aneh memang, hari ini tampangnya tidak se-semangat biasanya, padahal biasanya kumandangnya tak kalah kharismanya dngan pattimura saat akan digantung. Pandangannya mengelilingi kelas, mendapati muridnya yang sedang asik diskusi fisika saat pelajaran sejarah, kemudian kembali jalan perlahan, sepertinya hal itu telah dngan mudah dikalahkan dengan masalah yang menyita pikirannya sekarang.

'Bebas, semua bebas mau ngapain aja' statement lantang dari Bu Efita, yang sepersekian detik ngebuat semua pasang mata menghakimi ucapannya,'bener ada yang gak beres' dalam hati gua.

Usut mengusut, akhirnya terbongkarlah masalah apa yang kini membuat guru favorit gua marah, kecewa dan sedih. Buku bukunya,rangkumannya, daftar nilainya lenyap dari mejanya pagi ini.

Semakin di usut, akhirnya terkuak, hal ini dimulai pada hari jumat lalu, saat ada tim penilaian UKS sekolah atau semacamnya lah, yang menentukan, apakah sekolah terjamin kesehatan dan kebersihannya atau enggak, dan itulah yang jadi pnyebab, penyebab yang membuat para tukang bersih bersih 'halal' menyingkirkan benda benda yang mengacak di atas meja, tidak ditaruh di file atau laci = disingkirkan !. Mungkin itu komando atasan, malah malah, ada yang lebih lucu, sekolah mendadak sibuk,mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari mewanti wanti murid agar bertingkah semanis mungkin sampai menyembunyikan, BACA ! M-E-N-Y-E-M-B-U-N-Y-I-K-A-N,makanan ber-msg dan saus, untuk hari itu. Sekolah mengajarkan untuk berbohong !. Untuk pandai pandai bertopeng dalam situasi penilaian, dasar SBL, Sekolah Bagus Luarnya.

Cermat-cermat aku mengawasi bu Efita, dasar lingkar matanya memerah, benih air matanya mulai menghiasi sudut dalam matanya, ya tuhanku, Tangannya malah tergetar hebat, dan lagi, bibir bawahnya habis digigitinya, siapa tak kecewa ? Rangkuman yang telah ia tulis tangan selama dia mengabdi, buku buku yang ia beli dengan jerih payahnya untuk pendidikan, nilai nilai yang ia dapatkan dari apa yang kami lakukan, disingkirkan ! Mungkin banyak tmen tmen gua yang gak nyadar soal ini, gara gara sibuk sama fisika, tapi bu efita, jangan menangis, ibu tetap kebanggaan, semangat ibu tetap jadi motivasi buat saya bu, kembalilah mendidik bu, telinga ini haus akan proklamir yang bisa ibu kasih.

(ini adalah note paling kontroversial yang pernah gua bikin, kalo abis gua tulis ini terus keadaan gua lenyap begitu aja,berarti petrus udah nemuin gua)

note : Jangan lebay please

Senin, 01 November 2010

ANSOS (anti-sosial)

Tidak sedikit, dari siswa-siswi SMA 1 BEKASI yang menilai pergaulan itu adalah nomor sekian,yang selalu tereja di otaknya hanya pendidikan pendidikan dan pendidikan.
Sepenting itukah pendidikan ? Jawabannya adalah iya, pendidikan adalah modal utama untuk kami bisa menyentuh dinding dinding tinggi pendidikan universitas.
Tapi, pendidikan ada juga bukan untuk dijadikan sebuah alasan untuk menjadi seorang penganut anti-sosial, semua juga meyakini toh ? Masa paling indah itu adalah masa sma,dan gak usah muna,karena gua tau, yang indah itu pasti bukan tentang limit ataupun ekonomi makro, tapi tentang sesuatu yang gak bisa dihitung secara matematis maupun dijabarkan secara teoritis, yang gua kenal dengan sebutan pertemanan.

Hayo, siapa yang tidak tahu makna tentang teman ? Tempat kita berbagi mulai dari canda tawa, hingga emosi melara, mulai dari perasaan biasa saja hingga timbul cinta.

Atau juga, mungkin salah satu dari kalian ada yang menitinya dari sebuah pertemanan yang ditakdirkan dibawah satu meja, bertukar pikiran dan merasa sejalan, saling menggenggam tangan, mungkin sampai sekarang, berdua menyusuri tapak tapak lantai sekolah, atau bergerombol dan berbagi tawa bersama.

Saat rintikan reda membasahi kursi kayu panjang yang tergeletak di pinggir lapangan voli, saat spektrum warna pelangi tersemat diantara senja yang mulai berani mengintip. Aku memandang penuh ke arah tengah sekolah, melihat lalu lalang para putih abu abu, wajah wajah yang amat gua kenal, suasana yang begitu menyenangkan, dan gua tahu, suasana seperti ini gak akan gua dapati lagi tahun depan, wajah wajah menyenangkan itu mungkin telah menyebar nusantara, 3 tahun ini amat tidak terasa, segala fase yang telah terjadi, tersimpan manis di sudut memori otak, ingat ! Di sudut, seperti hiasan guci atau vas bunga dalam rumah. Terlalu indah untuk dijadikan hiasan, bila kenangan ini ternilai harga, rupiah hasil 5 benua yang dijualpun tak sudi gua tukar dengan kenangan ini. Ini terlalu indah bung !

Jadi, masih inginkah kalian menutup diri wahai kawan ? Walau mesti gua akuin, terkadang, ada saat saat gua jenuh atau merasa tidak cocok dengan lingkungan sekitar,tapi itulah perbedaan, perbedaan yang membuat warna dalam kehidupan, bukan monoton hitam, perbedaan yang membuat kita kaya, perbedaan yang membuat kita saling melengkapi, jangan menjadi 'manusia yang orang lain inginkan' tapi jadilah diri lo sendiri, karena dengan itulah lo bisa nunjukin kelebihan lo

BUKU TAHUNAN

Pagi pagi banget, waktu orang-orang lagi terbuai bunga bunga tidurnya, waktu fajar masih angkuh membagi sinarnya, waktu butiran embun masih membanjiri dedaunan, gua udah bangun, nginget hari ini gua bakalan khayang di depan gedung MPR, ralat, maksudnya, hari ini gua akan foto buku tahunan, buat dokumentasi sekaligus kenangan kelas kami, XII IPA 5.

Sumpah, gua amat teramat sangat gak semangat buat hari ini. Foto cui, foto !. Entah kenapa, gua gak terlalu mau mempublikasikan potret muka gua untuk umum, takut-takut, ntar media bisa tau kalo ternyata brad pitt punya kembaran, dan gak lucu aja kalo sampe ada pers conference

'jadi dika beneran adik anda ?'
'APAAA, TAU DARI MANA KALIAN'
JENGGG...JEJEEENG(musik didramatisir sebisa mungkin'
'benar atau tidak ?'
'baik saya akui !, memang dia saudara saya, tapi ini karena kekhilafan ayah saya yang mencabuli anjing sebelah'
JENG...JEJEENG
Terkuaklah misteri muka absurd gua sekarang.

Ngaco !, gua cuma gak bisa ngerasa percaya diri, apalagi mesti disandingin temen temen gua dalam 1 frame, gua cuma takut, gua takut jadi aksen buruk dalam frame trsebut, gua takut wajah gua cuma jadi polusi mata buat yang ngeliat foto tersebut, ujungnya apa ? Celaan. Ya, celaan, celaan yang selalu hilir mudik di kuping gua, celaan yang kayaknya amat melekat dalam diri gua, ya, termasuk celaan panjang yang gua pakai sekarang, Garing.

Tapi beneran, daripada gua dicela, mending gua milih diem, daripada gua malu maluin diri gua sndri, itu namanya dzalim toh ? Dzalim terhadap diri sendiri tepatnya. Gua gak salah toh ?.

Semua teman tampak ceria, berlenggak lenggok dengan lengkap memakai baju-bollywood-yang-lebih-kaya-baju-kondangan-sunatan-kambing.
Tapi mereka tetap pede, semua terpancar di wajah wajah mereka, wajah penggila foto, tipe tipe orang yang punya puluhan album di facebook. Tipe tipe orang yang bakalan makanin tripod kamera kalo frustasi.

Tapi enggak apa, tampang mereka emang pantas buat diabadikan,tampang tampang anak kota kebanyakan.

'yap, scene trakhir ya' kata fotografernya.
'jadi posenya, ntar kalian pose lari ya, hitungan ke 3, angkat kaki kanannya, dan colok mata teman di depannya !, ralat, dan kedepankan tangan kanan. Pura puralah kalian sedang berlari' pandunya.

Aneh, padahal menurut gua, kalau ingin mendapatkan gambar orang berlari, adalah dengan memotret orang yang berlari, bukan orang-orang-yang-pura-pura-berlari. Bukankah itu akan lebih terlihat lebih natural ? Dan menjadi lebih memiliki jiwanya.

Tidak dibuat-buat, seperti dalam kehidupan, tanpa dibuat buat pasti akan lebih baik, tanpa topeng, tanpa kebohongan, tanpa beban.