Yuhuu, hebat hebat hebat, semua stasiun televisi menggembar gemborkan kedatangan obama sebagai penyelamat ekonomi negara, sebagai harapan negara dan cahaya negara.
Inget gak ? Dulu 1939 jepang juga nawarin harapan tinggi ke indonesia,harapan untuk merdeka. Segala pujian dilontarkan ke jepang, saudara tua, penyelamat asia atau cahaya pelita. Cih, tau apa yang terjadi abis itu ? Dia manfaatin keluguan bangsa indonesia doang buat nguras tenaga dan alam indonesia demi kepentingan perang.
Sadar dong kawan !. Amerika masih terpuruk krisis global semenjak 2008 kemaren, dan satu satunya alasan Obama datang tuh bukan faktor emosional karena udah numpang di indonesia selama 4 tahun. Bukan !,jangan lugu kawan, sadar dong kawan, dia mau meraup kekayaan lagi dari indonesia melalui peranjangan kontrak exxon,freeport dan segala bidang lainnya,malah gua gak bakalan berdecak aneh, kalau dalang dari pemindah tanganan KRAKATAU STEEL yang jadi kebanggaan Soekarno-hatta itu adalah Obama itu sendiri.
Aaah, kenapa sih, kepalsuan sekarang beredar dimana-mana, besok sekolah gua LAGI-LAGI mesti memakai topeng demi penilaian kelas SBI yang biasa kita kenal sebagai SEKOLAH BERTARIF INTERNASIONAL.
Tadi lucu deh, guru guru tampangnya pada misuh manggil para perwakilan kelas dan mewanti wanti
'nanti kalo ada orang dari direktorat, skbm mesti ngomong pake bahasa inggris !, kalau udah keluar, udah gppa pake bahasa indonesia lagi'.
Tolol, siswa yang diajak ngomong malah pada manggut manggut setuju doang, korban keluguan yang ditawarkan televisi televisi.
Gimana enggak, sekarang orang pertelevisian malah banyakin sinetron cinta cintaan, malah gua curiga film CINTA FITRI udah takken kontrak sampe RIBUAN SEQUEL.
Pers juga gitu, Julia perez sama Dewi persik berantem aja digembar gembor, sadar woi, lumpur sidoarjo semburannya makin parah dari perut bumi, sadar woi, debu merapi sekarang udah ngotorin lantai dipan lo !. Inget surat al zazalah tepatnya ayat ke-2 'DAN BUMI TELAH MENGELUARKAN BEBAN BEBAN BERAT YANG DIKANDUNGNYA' dan itulah tanda dari akhir kehidupan manusia, bukan sekedar julia perez atau dewi persik, bukan sekedar satu sekolahan atau satu negara adidaya, tapi KEHIDUPAN MANUSIA, sadar bung !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar