Senin, 01 November 2010

ANSOS (anti-sosial)

Tidak sedikit, dari siswa-siswi SMA 1 BEKASI yang menilai pergaulan itu adalah nomor sekian,yang selalu tereja di otaknya hanya pendidikan pendidikan dan pendidikan.
Sepenting itukah pendidikan ? Jawabannya adalah iya, pendidikan adalah modal utama untuk kami bisa menyentuh dinding dinding tinggi pendidikan universitas.
Tapi, pendidikan ada juga bukan untuk dijadikan sebuah alasan untuk menjadi seorang penganut anti-sosial, semua juga meyakini toh ? Masa paling indah itu adalah masa sma,dan gak usah muna,karena gua tau, yang indah itu pasti bukan tentang limit ataupun ekonomi makro, tapi tentang sesuatu yang gak bisa dihitung secara matematis maupun dijabarkan secara teoritis, yang gua kenal dengan sebutan pertemanan.

Hayo, siapa yang tidak tahu makna tentang teman ? Tempat kita berbagi mulai dari canda tawa, hingga emosi melara, mulai dari perasaan biasa saja hingga timbul cinta.

Atau juga, mungkin salah satu dari kalian ada yang menitinya dari sebuah pertemanan yang ditakdirkan dibawah satu meja, bertukar pikiran dan merasa sejalan, saling menggenggam tangan, mungkin sampai sekarang, berdua menyusuri tapak tapak lantai sekolah, atau bergerombol dan berbagi tawa bersama.

Saat rintikan reda membasahi kursi kayu panjang yang tergeletak di pinggir lapangan voli, saat spektrum warna pelangi tersemat diantara senja yang mulai berani mengintip. Aku memandang penuh ke arah tengah sekolah, melihat lalu lalang para putih abu abu, wajah wajah yang amat gua kenal, suasana yang begitu menyenangkan, dan gua tahu, suasana seperti ini gak akan gua dapati lagi tahun depan, wajah wajah menyenangkan itu mungkin telah menyebar nusantara, 3 tahun ini amat tidak terasa, segala fase yang telah terjadi, tersimpan manis di sudut memori otak, ingat ! Di sudut, seperti hiasan guci atau vas bunga dalam rumah. Terlalu indah untuk dijadikan hiasan, bila kenangan ini ternilai harga, rupiah hasil 5 benua yang dijualpun tak sudi gua tukar dengan kenangan ini. Ini terlalu indah bung !

Jadi, masih inginkah kalian menutup diri wahai kawan ? Walau mesti gua akuin, terkadang, ada saat saat gua jenuh atau merasa tidak cocok dengan lingkungan sekitar,tapi itulah perbedaan, perbedaan yang membuat warna dalam kehidupan, bukan monoton hitam, perbedaan yang membuat kita kaya, perbedaan yang membuat kita saling melengkapi, jangan menjadi 'manusia yang orang lain inginkan' tapi jadilah diri lo sendiri, karena dengan itulah lo bisa nunjukin kelebihan lo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar