Selasa, 28 September 2010

1/2 Hope

atuh cinta itu adalah adalah kesalahan terbesar yang sering dilakukan manusia ? Menurut gua enggak, mungkin ini kembali kepada pengharapan dan ekspetasi yang berlebihan tentang makna cinta tersebut.

Tersebutlah dice, makhluk yang tercipta dari perkawinan silang dari sapi dan microwave (yang sempet sempetnya selingkuh sama curut brazil) bersekolah di sma 1, lebay ? Mungkin enggak kalo lo udah liat gimana penampakan gua, sosok yang gemuk, gempal dan gendut, diperparah dengan gigi gua yang juga ikutan gendut.

Jadi bahan cengan ? Udah setiap hari, sampe gua yang notabene si empunya ejekan curut,tikus,babi aer,platypus atau skrotum berjalan pun bisa menerimanya pasrah

akhir akhir ini gua keranjingan bermain tenis meja, jadi bergabunglah gua di ekskul ini, karena ketua ekskulnya temen gua sndri maka dengan seenaknya gua bisa masuk.

Lagi asik asiknya ngeliatin temen temen yang lagi tanding, tiba tiba muncul seorang cewek berkerudung, cewek cantik,berjakun putih dengan gigi rapih dibalik behelnya dan satu kata sempurna,gua yang ngeliatnya cuma bisa diam, sambil sesekali khayang diatas meja ( yang ini enggak), dia lagi asik maenin pulpennya diatas note kecilnya, ternyata dia bendahara di ekskul ini pas dia nengok ke arah gua, wajahnya penuh keheranan, otaknya berpikir keras melihat pemandangan absurd 'sesosok kuda nil berbaju pramuka'

Setelah lama gua terpukau, ternyata ga kerasa udah giliran gua main, kelas 2nya ga ada yang berani, gua bingung nyari musuh, dan satu satunya yang mau cuma si bendahara itu, wiih, dengan bermaksud dianggap jago sama dia, gua pun berusaha maen seserius mungkin, 1 set, 2 set, dan 3 set. Pertandingan pun selesai, sesaat abis maen gua smpet berpikir pngen ngelamar jadi TKI di Zimbabwe, gila aja, gua kalah 3 set tanpa balas, dan nilai gua dibiarin 0, entah apa yang terjadi, antara dia yang kejagoan, atau gua yang kegantengan (yang ini udah pasti bukan ce!) yang pasti dia berhasil bikin lobang idung gua jadi 2, parah ga tuh !

perlahan gua mulai menyukainya, tapi apa daya, perbandingan kita terlalu jauh, dia seperti matahari, dan aku hanyalah seonggok bunga bangkai, satu dari ribuan bunga yang bisa mekar karena kehadirannya, dari seribu bunga yang memiliki nama dan bentuk lebih indah,

atau tepatnya aku hanya seperti seorang ogre, yang aneh dan menakutkan dan lebih pantas sebagai penghias kali bekasi yang keruh, atau aku seperti monster yang amat menakutkan.
Percayalah, suatu saat bila ada kesempatan, monster ini akan menghancurkan segala kesepian dan kesedihanmu,trust me !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar